Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya

Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya tak kalah penting dibanding artikel admin sebelum ini. Di artikel sebelumnya, admin sempat menyinggung Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Jangka Waktu Produksi. Nah, pada artikel ini admin khususkan untuk pembahasan pembagian berdasarkan sifat produksi di perusahaan manufaktur.

 

Perusahaan Manufaktur

Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya

Pembagian proses produksi menurut sifatnya, termasuk pula ke dalam cakupan dari pengertian perusahaan manufaktur. Pembagian proses tersebut dibagi atas lima beberapa bagian sebagai berikut :

  • Proses Ekstraktif
  • Proses Fabrikasi
  • Proses Sintetik
  • Proses Analitik
  • Proses Perakitan atau assembling
Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya

Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya

Berikut ini penjelasan dan contoh dari masing masing proses tersebut diatas:

1. Proses ekstraktif

Proses ekstraktif merupakan proses produksi yang pengerjaannnya dimulai dari bahan mentah. Mungkin Anda masih meganggap sama antara bahan mentah dan bahan baku. Namun pada intinya, bahan mentah lebih mengacu pada entitas yang masih berada di alam.

Contohnya adalah batu bara, bijih besi, bijih emas, minyak mentah, dan lain sebagainya. Sedangkan bahan baku merupakan entitas yang sudah diambil dari alam yang kemudian diolah dalam proses produksi. Semisal adalah gelondongan kayu dari hutan dan lembar-lembar kain sutra.

2. Proses fabrikasi

Proses fabrikasi atau proses pengubahan adalah suatu proses yang mengubah bentuk bahan baku menjadi barang jadi. Pengubahan yang dilakukan itu biasanya menggunakan mesin, gergaji, pisau, dan lain lain. Contoh dari proses fabrikasi ini adalah proses pembuatan sepatu, mebel, celana, topi, tas, dan lain sebagainya.

3. Proses sintetik

Proses sintetik merujuk pada pengkombinasian beberapa bahan atau unsur menjadi satu bentuk produk baru yang berbeda dari bahan-bahan bakunya. Contohnya adalah pengolahan produk baja dan kaca.

4. Proses analitik

Proses analitik adalah proses memisahkan suatu bahan menjadi beberapa macam produk yang mirip dengan bentuk aslinya. Termasuk dalam proses analitik adalah pemisahan minyak mentah menjadi bensin, minyak tanah, solar, dan yang lainnya.

5. Proses perakitan atau assembling

Contoh dari proses perakitan ini adalah perakitan berbagai macam bahan menjadi mobil, radio, televisi, komputer, dan lain lain. Dalam perakitan tersebut terlihat bahwa bentuk asli atau bahan bakunya tidak dirubah susunan kimiawinya.

Baca Juga: Beasiswa ID

Pembagian Proses Produksi Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Sifatnya admin cukupkan sampai disini, semoga bermanfaat dan salam anak unhas.

 

ADD YOUR COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *