Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia

Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia

Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia menarik untuk admin bahas. Semakin berkembangnya negara kita, kemajuan ekonomi menuntuk adanya globalisasi di sektor tersebut. Adanya globalisasi ekonomi menimbulkan kelebihan dan kekurangan bagi masyarakat Indonesia. Lalu apa saja manfaat serta dampak buruk globalisasi ekonomi? Simak kelebihan dan kekurangan globalisasi ekonomi berikut ini.

 

Kelebihan dan Kekurangan Globalisasi Ekonomi

Manfaat Globalisasi Ekonomi

Manfaat globalisasi ekonomi ialah sebagai berikut.

1. Sebagai Penyuplai Ekonomi

Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia

Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia

Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. Tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. Dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

Referensi Artikel: Pengertian Perusahaan Manufaktur dan Contoh Penerapannya

2. Memakmurkan Masyarakat

Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

3. Memperluas Pasar Produk Dalam Negeri

Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

4. Meningkatkan Produksi Global

Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.

5. Meningkatkan Modal dan Teknologi

Meningkatkan Modal dan Teknologi sebagai Salah Satu Kelebihan Globalisasi Ekonomi

Meningkatkan Modal dan Teknologi sebagai Salah Satu Kelebihan Globalisasi Ekonomi

Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

Artikel Terkait: Cara Membuat CV Menarik yang Bernilai Jual Tinggi

Itulah 5 kelebihan globalisasi ekonomi, lalu apa saja kekurangan globalisasi ekonomi ? Simak ulasannya berikut ini.

 

Dampak Globalisasi Ekonomi

1. Memperburuk Prospek Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

2. Menghambat Pertumbuhan Sektor Industri

Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

Artikel Menarik: Contoh Pertanyaan Sulit saat Interview Pekerjaan

3. Memperburuk Neraca Pembayaran

Salah Satu Dampak Globalisasi Ekonomi adalah Memperburuk Neraca Pembayaran

Salah Satu Dampak Globalisasi Ekonomi adalah Memperburuk Neraca Pembayaran

Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.

4. Sektor Keuangan Semakin Tidak Stabil

Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

Sekian bahasan admin mengenai Manfaat dan Dampak Globalisasi Ekonomi di Indonesia semoga dapat bermanfaat.

ADD YOUR COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *