Konsep tentang hidup
Konsep tentang terjadinya kehidupan, setelah percobaan Louis Pasteur (1822-1895), timbul anggapan bahawa: “Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo” yang berarti : kehidupan berasl dari telur, dan telur berasal dari mahluk hidup
Kesimpulannya :
- Kehidupan berasal dari telur dan terlur dihasilkan dair mahluk hidup
- Mahluk yang hidup sekarang berasal dari kehidupan sebelumnya.
- Mahluk hidup berasal dari mahluk hidup pula.
Asal usul kehidupan
Menurut Teori Kosmozoa
Teori ini menduka bahwa pada awal terjadinya bumi belum ada kehidupan, kemudian kehidupan mula mula datang dari benda angkasa lain (melalui jatuhnya meteor ke bumi)
Menurut Teori Endosimbiosis
Endosimbiosis artinya simbiosis antara dua organisme, salah satu menjadi inang dan salah satunya lagi masuk kedalam tubuh inang. Teori ini muncul dengan ditemukannya fosil organisme prokariotik dan eukariotik
Menurut Teori Perpindahan Kehidupan ke darat
Perpindahan kehidupan dari laut ke darat dapat dibuktikan dengan adanya sisik burung, metamorfosis katak, dan lainnya. diperkirakan ikan berevolusi menjadi amfibia, amfibia menjadi reptil, reptil menjadi mamalia dan burung.
Menurut Teori Abiogenesis (Teori Generation Spontanea)
Teori ini mengemukakann bahwa kehidupan terjadi dengan sendirinya, atau mahluk hidup berasa dari benda tak hidup. Teori ini dipelopori oleh Airstoteles, kemudian didukung oleh penemuan Antoni Van Leuwenhoek dengan penemuannya tentang mikro organisme dari rendaman jerami. dan oleh pendapat Needham bahwa mikroorganisme (benda hidup) terjaid dari air kaldu (benda mati)
Menurut Teori Biogenesis
Teori ini menyatakan bahwa semua mahluk hidup berasal dari mahluk hidup sebelumnya. Teori ini dipelopori oleh Lazarro Spallanzani, Francesco Redi, Dan Louis Pasteur
Menurut Teori Neoabiogenesis
Teori ini berpendapat bahwa pada awal mula bumi belum ada kehidupan, dan akan terbentuk kehidupan melalui evolusi kimia dan evolusi biologi.
Teori ini di dukung oleh Harold Urey, A.I Oparin, dan Stanley Miller.
Menurut Teori Syncytial
teori ini di usulkan berdasarkan beberapa teori yang mencoba menjelaskan evolusi pada invertebrata.
teori ini diusulkan atara lain oleh Hadzi dan Harsen, Haeckel, metschinkoff, dan Otto Batschli.
Hadzi dan Hansen mengusulkan teori Syncytial yang menyatakan bahwa hewan multiseluler berasal dari kelompok Ciliata purba yang multiseluler
Nenek moyang hewan multiseluler diduga strukturnya tidak terbagi-bagi, tetapi kemudian menjadi terbagi-bagi atau menjadi terslularisasi ketika terbentuk membran sel, sehingga menghasilkan kondisi multiseluler.
Haeckel mengajukan teori koloni flagellata. nenek moyang Metazoadiduka adalah kolongi flagellata yang sferis dan berlubang
Metschnikoff merevisi teori Haeckel, dengan menyatakn bahwa model primitf pada gastrulasi Cnidaria adalah melalu ingression (mengumpulnya sel melalu dinding), yaitu sel-sel dinding blastula berpoliterasi (memperbanyak diri) ke dalam blatosoel (rongga).
Metschinikoff mengargumentasikan bahwa karena migrasi sel-sel ke ruang dalam maka blastea diubah menjadi organisme dengan struktur padat atau gastraea

