Anakunhas

Kuliah, Berkarya, Mandiri, dan Sukses!

fungsi standarisasi gambar teknik

Posted on | February 5, 2012 | No Comments

Kebijakan/ aturan gambar dibuat atas persetujuan bersama antar orang-orang yang bersangkutan. Peraturan tersebut dijadikan standar di Iingkup mana orang bekerja. Standar yang digunakan dalam perusahaan disebut dengan standarisasi perusahaan/industri, untuk Iingkup negara disebut dengan standarisasi nasional, dan untuk kerjasama antar industri secara internasional disebut dengan standarisasi internasional.

Standarisasi gambar teknik berfungsi sebagai berikut:

  1. Memberikan kepastian sesuai dan tidak sesuai kepada pembuat dan pembaca gambar dalam menggunakan aturan-aturan gambar menurut standar.
  2. Menyeragamkan penafsiran terhadap cara-cara penunjukkan dan penggunaan simbol-simbol yang dinyatakan dalam gambar sesuai dengan penafsiran standar.
  3. Memudahkan komunikasi teknis antar perancang/pembuat gambar dengan pengguna gambar.
  4. Memudahkan    kerjasama    antara    perusahaan-perusahaan    dalam memproduksi benda-benda teknik dalam jumlah banyak yang harus diselesaikan dalam waktu yang serempak.
  5. Memperlancar produksi dan pemasaran suku cadang alat-alat industri.

Standarisasi dalam gambar teknik yang telah ditetapkan di beberapa negara industri maju adalah:

  • JIS (Japanese Industrial Standart) merupakan standar industri di negara Jepang
  • NNI (Nederland Normalisatie Institut), merupakan standarisasi di negara Belanda.
  • DIN (Deutsche Industrie Normen), standarisasi di negara Jerman
  • ANSI (American National Standard Institute), standarisasi di negara Amerika

Di Indonesia juga mempunyai standar. Dahulu namanya Standar Industri Indonesia (SII). Tetapi sejak terbit peraturan pemerintah Nomor 15 Tahun 1991 tentang Standar Nasional Indonesia, maka nama SII diganti dengan SNI (Standar Nasional Indonesia). SNI dikelola oleh Dewan Standarisasi Nasional (DSN) yang sekarang berkedudukan di Jakarta. Dengan meningkatnya kerja sama di tingkat internasional, maka diharuskan perusahaan/ industri untuk menggunakan standar yang bersifat internasional.

Untuk itu telah dibentuk badan standar industri yang diberi nama International Organization for Standarization (ISO). ISO merupakan badan non pemerintah yang didirikan pada tanggal 14 Oktober 1946. Tujuan dibentuknya ISO adalah untuk menyatukan pengertian teknik antar bangsa.

Bidang kerja ISO yang menangani standar gambar teknik disebut ISO/TC 10 (gambar teknik), yang bertugas menstandarkan gambar-gambar teknik agar dapat diterima di dunia internasional sebagai bahasa teknik internasional. Dan Indonesia sebagai salah satu anggota ISO, maka gambar teknik yang dibuat sebagai salah satu media penyampaian informasi juga telah mengikuti standar gambar yang ditetapkan ISO.

Sebagai contoh, di dalam dunia industri pembuatan etiket gambar yang sesuai dengan ISO adalah, kepala gambar ditempatkan dalam ruang gambar di sudut kanan bawah.

Keterangan yang dicantumkan dalam kepala gambar harus merupakan keterangan yang secara umum menunjukkan isi gambar, yang meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Nomor gambar
  2. Judul/nama gambar
  3. Nama instansi/perusahaan
  4. Skala
  5. Nama yang menggambar, yang memeriksa dan yang mengesahkan atau menyetujui
  6. Cara proyeksi yang digunakan
  7. Keterangan lainnya sesuai keperluan.

Contoh Kepala Gambar :

contoh kepala gambar

-Info Terkait dengan artikel ini-

Topik yang berhubungan:

fungsi standarisasi - kerjasama antar perusahaan - fungsi standarisasi gambar - standarisasi gambar teknik - fungsi standarisasi gambar teknik - fungsi dari standarisasi - Apa fungsi dari standarisasi - fungsi gambar teknik - Apa fungsi standarisasi - gambar teknik - 

Comments

Leave a Reply





*

  • Oblong Anakunhas

  • Bantu Anakunhas

    Ini adalah para sahabat anakunhas yang sudah membantu kami. Mau gabung dengan mereka?, ayo bantu Kami mengembangkan situs ini dengan meng LIKE fan page kami melalui Page Like Anakunhas :
  • follow us

  • discalimer-na

    kami persilahkan bagi siapa saja yang akan melakukan copy paste terhadap materi yang ada didalam blog ini, tidak ada copyright di blog ini, blog ini adalah copyleft hehe, maklum sebagian dari content blog ini adalah hasil copy paste juga.

    Silahkan kalau mau copy-paste tulisan-tulisan disini. Silahkan kalau mau nge-link blog ini. tapi sebaiknya jangan mengakui tulisan orang, malu ki nanti kalau ketahuan toh . Supaya tidak dituduh plagiat, jangan lupa selalu sebutkan atau sematkan url sumbernya.

    beberapa materi yang ada dididalam blog ini kami ambil dari beberapa buku yang terkait, tapi dalam hal ini terjadi simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan, kenapa? dengan terbitnya kontent buku tersebut, secara tidak langsung kami mempromosikan buku tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini yang pas membuka topik buku tersebut yang kami naikkan di blog ini, karena setiap topik yang kami naikkan pasti kami sebutkan sumber buku dan pengarangnya

    ada juga materi yang kami ambil dari majalah tua, tujuannya paling tidak tips-tips yang menarik didalamnya tidak terbuang begitu saja dan bisa menjadi klipping online yang bisa dibaca oleh siapa saja

    karakter UNding & HASan yang banyak digunakan didalam cerita lucu ini hanyalah karakter fiktif belaka, Kata UNding & HASan adalah karakter yang sengaja saya buat dari singkatan UNHAS, jika ada kesamaan cerita lucu diatas mungkin sebuah kebetulan saja sebab semua cerita lucu yang di posting di blog ini hanyalah fiktif belaka.

    okay.. selamat menjelajah…

  • stats