Anakunhas

Kuliah, Berkarya, Mandiri, dan Sukses!

pentingnya tindak koreksi untuk meningkatkan prestasi kerja

Posted on | November 22, 2011 | No Comments

KOREKSI

Langkah positif untuk meningkatkan prestasi kembali sesuai dengan standar yang diharapkan adalah tindak KOREKSI. Pembebanan sanksi atau ancaman sebagai    konsekuensi-konsekuensi atas pelanggaran terhadap peraturan-peraturan perusahaan dianggap sebagai kedlsiplinan. Kalau suatu tindakan koreksi gagal dilakukan, mungkin perlu ditegakkan prosedur disiplin kerja, tetapi disiplin dan koreksi perlu sekali dibedakan. Pada jaman sekarang, prosedur-prosedur kedisiplinan biasanya dirumuskan secara baik seharusnya diberlakukan sebagai hukum, dan seorang manajer yang cakap akan hati-hati dalam melakukan koreksi sedemikian rupa, hingga tidak merupakan pukulan berupa hukuman-hukuman atau ancaman-ancaman.

Karena kemungkinan adanya rasa tersinggung oleh bawahan, timbul godaan untuk menunda pelaksanaan koreksi dan membuat alasan-alasan karena tidak melakukannya. Godaan ini hams dibasmi! Kesatu, prestasi kerja yang rendah kemungkinan akan berkelanjutan atau bahkan memburuk, Kedua, anda akan merasa canggung atau tidak sesuai dan
mempunyal rasa bersalah, yang pada gilirannya akan merusak prestasi kerja anda sendirl. Ketiga, kelemahan anda mungkin akan terlihat oleh orang lain, menurunkan wewenang moral anda dan mungkin menggelisahkan boss-boss anda sendiri,   Maka kecuali ada alasan sangat kuat untuk penundaan, lakukan tindakan koreksi sesegera mungkin.

Pada hakekatnya terdapat dua gugus jangkauan pada hal koreksi ini -Hal Teknis dan Hal Pribadi.    Hal Teknis jauh lebih mudah karena bila seorang bawahan sedang    melakukan suatu kesalahan    menurut persyaratan-persyaratan    teknis,   maka biasanya tidak sulit mendemonstrasikan cara yang benar lalu secara kontras membandingkan dengan prestasi aktual yang dilakukan bawahan.

Tindakan koreksi pribadi dapat menjadi dataran penuh ranjau bagi seorang manajer yang tidak hati-hati. Jelas akan ada elemen subjektivitas dalam diri sang korektor, paling tidak di mats orang yang dikoreksi. Koreksi itu mungkin mengenai hal-hal yang mudah diserang.

Hal ini dapat ditihat sebagai suatu gangguan bagi pribadi atau serangan tak diharapkan bagi orang yang terkena, daripada pekerjaannya. Hal-hal yang menyangkut kesehatan seseorang, hubungan-hubungan ferhadap interpersonal, sikap mental, pakaian, pidato, penampilan, adalah hal-hal yang sulit diukur dalam bilangan. Dan melakukan koreksi terhadap semua itu lebih sulit untuk dapat diterima menurut norma biasa. Oleh karena itu perlu dilaksanakan prinsip-prinsip berikut ini:

  • Renungkanlah fakta yang relevan.
  • Buatlah kritik apapun secara konstruktif; tunjuk langsung pada hasil.
  • Jangan mengoreksi di depan umum.
  • Lakukan koreksi sesuai dengan situasi.
  • Lakukan koreksi dengan cara tatap muka.
  • Carilah bahan untuk memberikan pujian.
  • Kendalikan emosi.
  • Jangan mencoba mengubah kepribadian anda.
-Info Terkait dengan artikel ini-

Topik yang berhubungan:

pidato tentang meningkatkan prestasi - pidato mengenai prestasi - prestasi kerja - pidato meningkatkan prestasi - meningkatkan prestasi pekerjaan - pidato kedisiplinan peningkatan prestasi - pidato mengembangkan prestasi - ytindakan koreksi - pidato meningkatkan prestasi dikampus - Pidato Disiplin diri untuk meningkatkan prestasi - 

Comments

Leave a Reply





*

  • Oblong Anakunhas

  • Bantu Anakunhas

    Ini adalah para sahabat anakunhas yang sudah membantu kami. Mau gabung dengan mereka?, ayo bantu Kami mengembangkan situs ini dengan meng LIKE fan page kami melalui Page Like Anakunhas :
  • follow us

  • discalimer-na

    kami persilahkan bagi siapa saja yang akan melakukan copy paste terhadap materi yang ada didalam blog ini, tidak ada copyright di blog ini, blog ini adalah copyleft hehe, maklum sebagian dari content blog ini adalah hasil copy paste juga.

    Silahkan kalau mau copy-paste tulisan-tulisan disini. Silahkan kalau mau nge-link blog ini. tapi sebaiknya jangan mengakui tulisan orang, malu ki nanti kalau ketahuan toh . Supaya tidak dituduh plagiat, jangan lupa selalu sebutkan atau sematkan url sumbernya.

    beberapa materi yang ada dididalam blog ini kami ambil dari beberapa buku yang terkait, tapi dalam hal ini terjadi simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan, kenapa? dengan terbitnya kontent buku tersebut, secara tidak langsung kami mempromosikan buku tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini yang pas membuka topik buku tersebut yang kami naikkan di blog ini, karena setiap topik yang kami naikkan pasti kami sebutkan sumber buku dan pengarangnya

    ada juga materi yang kami ambil dari majalah tua, tujuannya paling tidak tips-tips yang menarik didalamnya tidak terbuang begitu saja dan bisa menjadi klipping online yang bisa dibaca oleh siapa saja

    karakter UNding & HASan yang banyak digunakan didalam cerita lucu ini hanyalah karakter fiktif belaka, Kata UNding & HASan adalah karakter yang sengaja saya buat dari singkatan UNHAS, jika ada kesamaan cerita lucu diatas mungkin sebuah kebetulan saja sebab semua cerita lucu yang di posting di blog ini hanyalah fiktif belaka.

    okay.. selamat menjelajah…

  • stats