Anakunhas

Kuliah, Berkarya, Mandiri, dan Sukses!

sistem pencernaan pada burung

Posted on | July 20, 2011 | No Comments

Sistem Pencernaan Burung

Untuk mewakili kelompok burung kita ambil contoh burung mer-pati. Sistem pencernaan burung terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

a. Saluran pencernaan, merupakan saluran memanjang mulai dari mulut dan berakhir pada kloaka. Saluran pencernaan burung terdiri dari mulut (berupa paruh kerongkongan, tembolok, lambung kelen-jar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, usus besar dan kloaka (lihat Gambar dibawah).

b. Kelenjar pencernaan, terdiri dari hati dan pankreas. Kelenjar pencer-naan ini menghasilkan getab yang mengandung enzim, yang penting untuk pencernaan secara kimiawi.

Proses pencernaan makanan pada burung
Makanan burung diambil dengan paruh, terus masuk ke rongga mu-lat. Dalam mulut burung terdapat lidah yang kaku, tetapi tidak dite-mukan gigi. Dan mulut makanan masuk ke kerongkongan, selanjutnya masuk ke dalam tembolok. Pada burung pemakan biji, temboloknya besar,

saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan pada burung

posisi sistem pencernaan dalam tubuh burung. Tampak empedal tempat terjadinya pencernaan mekanik

sedang pada burung pemakan ikan atau daging (termasuk serangga) tembolok hanya merupakan pembesaran saluran kerongkongan. Pada tembolok, makanan disimpan untuk sementara. Dari tembolok makanan masuk ke lambung kelenjar. Lambung kelenjar banyak menghasilkan getah pencernaan yang mengandung enzim. Dari lambung kelenjar makanan menuju ke lambung pengunyah (empedal). Pada bagian ini makanan dicerna secara mekanik. Pada hurting pemakan biji, dalam empedal ini sering ditemukan kerikil, yang berfungsi untuk membantu pencernaan makanan secara mekanik.

Dari empedal, makanan masuk ke usus halus. Usus halus terdiri dari usus duabelas jari, usus kosong dan usus penyerapan. Usus duabe-las jari berbentuk huruf U. Pada lekukannya,terdapat kelenjar pankreas. Getah kelenjar pankreas dialirkan ke usus duabelas j’ari. Pada usus ini, juga bermuara saluran empedu yang mengalirkan getah empedu dari kantung empedu di hati. Pada burung merpati, kantung empedu ini tidak ditemukan. Pada burung pemakan biji, usus halusnya panjang, sedang pada burung pemakan daging (ikan), usus halusnya relatif pendek. Pada usus halus ini terjadi penyempurnaan pencernaan. Selanjutnya sari-sari makanan diserap oleh jonjot usus. Pada jonjot usus ini banyak terdapat pembuluh-pembuluh darah.

Sisa makanan yang tidak tercerna membentuk feses (tinja). Tinja akan menuju ke usus besar dan akhirnya keluar lewat kloaka. Kloaka adalah muara dari saluran pencernaan, saluran kencing dan saluran alat perkembangbiakan. Antara usus halus dan usus besar terdapat sepasang usus buntu.

-Info Terkait dengan artikel ini-

Topik yang berhubungan:

sistem pencernaan pada burung - sistem pencernaan pada aves - sistem pencernaan burung - sistem pencernaan aves - pencernaan aves - pencernaan pada burung - pencernaan pada aves - pencernaan burung - proses pencernaan pada burung - sistem pencernaan pada itik - 

Comments

Leave a Reply





*

  • Oblong Anakunhas

  • Bantu Anakunhas

    Ini adalah para sahabat anakunhas yang sudah membantu kami. Mau gabung dengan mereka?, ayo bantu Kami mengembangkan situs ini dengan meng LIKE fan page kami melalui Page Like Anakunhas :
  • follow us

  • discalimer-na

    kami persilahkan bagi siapa saja yang akan melakukan copy paste terhadap materi yang ada didalam blog ini, tidak ada copyright di blog ini, blog ini adalah copyleft hehe, maklum sebagian dari content blog ini adalah hasil copy paste juga.

    Silahkan kalau mau copy-paste tulisan-tulisan disini. Silahkan kalau mau nge-link blog ini. tapi sebaiknya jangan mengakui tulisan orang, malu ki nanti kalau ketahuan toh . Supaya tidak dituduh plagiat, jangan lupa selalu sebutkan atau sematkan url sumbernya.

    beberapa materi yang ada dididalam blog ini kami ambil dari beberapa buku yang terkait, tapi dalam hal ini terjadi simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan, kenapa? dengan terbitnya kontent buku tersebut, secara tidak langsung kami mempromosikan buku tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini yang pas membuka topik buku tersebut yang kami naikkan di blog ini, karena setiap topik yang kami naikkan pasti kami sebutkan sumber buku dan pengarangnya

    ada juga materi yang kami ambil dari majalah tua, tujuannya paling tidak tips-tips yang menarik didalamnya tidak terbuang begitu saja dan bisa menjadi klipping online yang bisa dibaca oleh siapa saja

    karakter UNding & HASan yang banyak digunakan didalam cerita lucu ini hanyalah karakter fiktif belaka, Kata UNding & HASan adalah karakter yang sengaja saya buat dari singkatan UNHAS, jika ada kesamaan cerita lucu diatas mungkin sebuah kebetulan saja sebab semua cerita lucu yang di posting di blog ini hanyalah fiktif belaka.

    okay.. selamat menjelajah…

  • stats