Anakunhas

Kuliah, Berkarya, Mandiri, dan Sukses!

mahalnya jadi dokter

Posted on | May 26, 2011 | 10 Comments

deh ternyata mahal kalo mau masuk di kedokteran, tidak sedikit teman teman calon mahasiswa baru terpaksa gigit jari ketika melihat quota mahasiswa yang ditetapkan oleh konsorsium penerimaan mahasiswa hanya 140 orang. terkadang keinginan orang tua lah yang memaksakan anaknya masuk dan bersedia membayar berapa saja agar anaknya bisa jadi dokter, lalu bagaimana nasib calon mahasiswa yang kurang mampu? satu satu nya peluang adalah berjuang melalui proses snmptn yang meperebutkan 140 kursi, dari sekian banyaknya calon.

berikut kutipannya dari upeks online

Banyak orang tua yang rela mengeluarkan puluhan bahkan ratusan juta agar anaknya bisa menjadi seorang dokter. Di sisi lain ada banyak orang tua yang hanya gigit jari. Tatkala mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan untuk bisa menjadi seorang dokter.

Batasan jumlah pendaftar yang ditetapkan konsorsium penerimaan mahasiswa sebanyak 140 orang saja, menjadikan menjadikan calon pendaftar rela melakukan apa saja untuk masuk di fakultas favoritnya tersebut.
Anggaran yang begitu mahal, bukan suatu hal yang menjadi kendala. Hal ini menjadikan sejumlah mahasiswa yang kurang mampu, harus memendam dalam-dalam cita-citanya menjadi dokter.
Dari hasil investigasi Upeks, di Universitas Muslim Indonesia (UMI), untuk Fakultas Kedokteran, mematok biaya BPP semester hingga Rp7,5 juta, biasa SPP sebesar Rp16, 3 juta, sehingga untuk pendaftaran masuk digabung dari biaya BPP dan SPP sebesar Rp21,3 juta. Hal tersebut belum sumbangan suka rela yang tak mengikat dari pendaftar, yang jumlahnya tak ada batasan dari pendaftar.
Jika dibandingkan dengan fakultas lain, biaya pendidikan di Fakultas Kedokteran memang lebih tinggi. Sebagai gambaran, untuk biaya semester saja, seorang mahasiswa di FK Unhas, harus mengeluarkan sekitar puluhan juta rupiah. Belum lagi biaya untuk praktikum, beli buku, atau biaya lain untuk menunjang kegiatan belajar.
Pada tahun ajaran lalu, Universitas Hasanuddin (Unhas) merilis biaya masuk ke fakultas kedokteran (FK) melalui jalur non-subsidi (JNS) sebesar Rp100 juta. JNS dibuka untuk mereka yang mampu dari sisi biaya, tapi tidak lulus melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Biaya ini jauh lebih tinggi dibanding mereka yang lulus di FK melalui SNMPTN yang hanya membayar Rp1,5 juta atau sama dengan biaya bagi mereka yang lulus di kelempok program studi (prodi) eksakta lainnya.
Tahun lalu, Unhas menyiapkan 15 kuota di FK melalui jalur JNS. Sedangkan yang lulus melalui jalur SNMPTN sebanyak 95 orang, melalui jalur pemanduan potensi belajar (JPPB) sebanyak 15 orang, dan jalur kerja sama sebanyak 40 orang. Totalnya sebanyak 165 orang.
Selain fakultas kedokteran, 13 fakultas lainnya di Unhas juga membuka jalur JNS dengan biaya yang bervariasi. Kedokteran gigi Rp60 juta, farmasi Rp50 juta, keperawatan Rp40 juta, fisioterapi Rp40 juta, ilmu gisi FKM Rp40 juta, dan lainnya bervariasi antara Rp10 juta-Rp30 juta.
Sementara di Unismuh, biaya masuk ke fakultas kedokteran sekitar Rp80 juta lebih. Selain Universitas Hasanuddin (Unhas), dua universitas swasta di Makassar yang mengelola Fakultas Kedokteran juga melansir biaya masuk masing-masing Rp 85 juta untuk Universitas Muhammadiyah (Unismuh) dan sekitar Rp 74,8 juta untuk Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Wakil Rektor I UMI, Prof Dr H Syahnur Said MSi, menuturkan, pendaftaran mahasiswa UI, untuk fakultas kedokteran telah ditetapkan. Dia juga mengakui, untuk Fakultas Kedokteran, mematok biaya BPP semester hingga Rp7,5 juta, biasa SPP sebesar Rp16, 3 juta, sehingga untuk pendaftaran masuk digabung dari biaya BPP dan SPP sebesar Rp21,3 juta. Hal tersebut belum sumbangan suka rela yang tak mengikat dari pendaftar, yang jumlahnya tak ada batasan dari pendaftar.
Salah seorang warga yang mengaku pernah mendaftarkan anaknya jadi dokter, kepada Upeks bercerita banyak soal lika-liku jika ingin jadi dokter. Bila berbicara harga katanya, maka harus disiapkan dana ratusan juta. Itu belum termasuk sumbangan suka rela, yang paling rendah Rp150 juta. ()

sumber : http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=66495

-Info Terkait dengan artikel ini-

Topik yang berhubungan:

spp kedokteran umi - cara mendaftar jns unhas - SPP kedokteran unhas - biaya kedokteran umi makassar - biaya kedokteran umi - peluang masuk kedokteran UNHAS - biaya masuk fakultas kedokteran umi - biaya fakultas kedokteran umi makassar - biaya masuk kedokteran umi makassar - biaya spp umi makassar - 

Comments

Leave a Reply





*

  • Oblong Anakunhas

  • Bantu Anakunhas

    Ini adalah para sahabat anakunhas yang sudah membantu kami. Mau gabung dengan mereka?, ayo bantu Kami mengembangkan situs ini dengan meng LIKE fan page kami melalui Page Like Anakunhas :
  • follow us

  • discalimer-na

    kami persilahkan bagi siapa saja yang akan melakukan copy paste terhadap materi yang ada didalam blog ini, tidak ada copyright di blog ini, blog ini adalah copyleft hehe, maklum sebagian dari content blog ini adalah hasil copy paste juga.

    Silahkan kalau mau copy-paste tulisan-tulisan disini. Silahkan kalau mau nge-link blog ini. tapi sebaiknya jangan mengakui tulisan orang, malu ki nanti kalau ketahuan toh . Supaya tidak dituduh plagiat, jangan lupa selalu sebutkan atau sematkan url sumbernya.

    beberapa materi yang ada dididalam blog ini kami ambil dari beberapa buku yang terkait, tapi dalam hal ini terjadi simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan, kenapa? dengan terbitnya kontent buku tersebut, secara tidak langsung kami mempromosikan buku tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini yang pas membuka topik buku tersebut yang kami naikkan di blog ini, karena setiap topik yang kami naikkan pasti kami sebutkan sumber buku dan pengarangnya

    ada juga materi yang kami ambil dari majalah tua, tujuannya paling tidak tips-tips yang menarik didalamnya tidak terbuang begitu saja dan bisa menjadi klipping online yang bisa dibaca oleh siapa saja

    karakter UNding & HASan yang banyak digunakan didalam cerita lucu ini hanyalah karakter fiktif belaka, Kata UNding & HASan adalah karakter yang sengaja saya buat dari singkatan UNHAS, jika ada kesamaan cerita lucu diatas mungkin sebuah kebetulan saja sebab semua cerita lucu yang di posting di blog ini hanyalah fiktif belaka.

    okay.. selamat menjelajah…

  • stats